Welcome to PA-Tanjungbalai   Click to listen highlighted text! Welcome to PA-Tanjungbalai

Berita

Select a news topic from the list below, then select a news article to read.

Pada hari Rabu 27 Pebruari 2019, bertempat di ruang tunggu Pengadilan Agama Tanjungbalai Jalan Jenderal Sudirman Km. 5,5 Sijambi Kota Tanjungbalai seluruh Pegawai Pengadilan Agama Tanjungbalai bersama-bersama menyaksikan live streaming Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2018 melalui kanal Mahkamah Agung Republik Indonesia pada URL https://www.youtube.com/c/MahkamahAgungRepublikIndonesia.

Acara nontong bareng Sidang Istimewa Laporan Tahunan MA RI Tahun 2018 yang dilaksanakan pada tanggal 27 Pebruari 2019, mulai pukul 09.00 WIB bertempat di Cendrawasih Room Balai Sidang Jakarta Convention Centre (JCC), Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta selatan ini adalah sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2019 tentang Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI Tahun 2018.

Antusias pegawai Pengadilan Agama Tanjungbalai menyaksikan siaran langsung ini guna mengetahui capaian-capaian dan target Mahkamah Agung RI sehingga semua peradilan yang dibawahnya dapat mengevaluasi kinerjanya dengan baik.

Dalam acara tersebut Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Muhammad Hatta Ali, S.H., M.H. membacakan Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI Tahun 2018, melaporkan dan memaparkan hasil pencapaian Kinerja Mahkamah Agung dalam setahun seperti pada Tahun 2018, MA Tangani Perkara Terbanyak dan Mampu Memutus Perkara Terbanyak dalam Sejarah.

“Sekalipun jumlah perkara yang diterima pada 2018 merupakan sejarah terbanyak dalam MA, tetapi tetap mampu memutus perkara dengan juga jumlah terbanyak. Sisa perkara tahun 2018 juga merupakan jumlah terkecil dalam sejarah MA,”

“Ada 18.544 perkara yang ditangani MA pada 2018. Perkara tersebut terdiri dari 17.156 perkara yang baru masuk pada 2018 dan 1.388 perkara yang merupakan sisa tahun 2017. Dari semua perkara itu, MA telah memutus sebanyak 17.638 perkara. Adapun, sisa perkara 2018 yang belum diputus ada 906 perkara. Ketua Mahkamah Agung RI, Dr. Hatta Ali, S.H., M.H. mengatakan, data ini menunjukan rasio produktivitas MA sebesar 95,11 persen.

“Ini lebih tinggi dari indikator kinerja utama yang ditetapkan hanya sebesar 70 persen” ujar Ketua Mahkamah Agung RI.

Pada kesempatan yang sama, Hatta Ali menjelaskan Mahkamah Agung terus berinovasi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Hal tersebut menurut Hatta dibuktikan dengan salah satunya bahwa pada tahun 2018 ini Mahkamah Agung telah meluncurkan e-court. E-court adalah aplikasi yang memberikan kemudahan dalam layanan administrasi perkara secara elektronik, dengan fitur e-filing (pendaftaran perkara secara elektronik), e-payment (pembayaran panjar biaya perkara secara elektronik), dan e-summons (pemanggilan dan pemberitahuan kepada para pihak secara elektronik). Melalui aplikasi e court pendaftaran gugatan/permohonan oleh seorang Advokat dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja tanpa harus datang langsung ke pengadilan, sepanjang advokat tersebut telah tervalidasi sebagai pengguna terdaftar dalam sistem aplikasi e-court. Selain sebagai perwujudan asas peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringan, tranformasi teknologi dalam sistem administrasi perkara di pengadilan juga merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas nasional dalam meningkatkan kemudahan berusaha, yaitu penegakkan perjanjian (enforcing contract).

Dalam waktu kurang dari setengah tahun sejak diluncurkan, Ketua Mahkamah Agung mengutarakan bahwa di luar 85 (delapan puluh lima) pengadilan yang baru saja terbentuk, 100 % (seratus persen) Peradilan Umum dan Peradilan Agama telah siap menerapkan E-Court, sedangkan Peradilan Tata Usaha Negara telah mencapai 68 % (enam puluh delapan persen). Jumlah pengguna terdaftar yang telah terverifikasi sampai dengan Bulan Desember sebanyak 11.224 (sebelas ribu dua ratus dua puluh empat) advokat, sedangkan jumlah perkara yang terdaftar dengan mengunakan aplikasi e-court sampai dengan bulan Desember tercatat sebayak 389 perkara pada peradilan umum, 289 perkara pada peradilan agama dan 17 perkara pada peradilan tata usaha negara, sehingga jumlah total perkara e-court yang sudah terdaftar adalah 695 perkara.

Ketua Mahkamah Agung mengatakan bahwa semua capaian tersebut adalah hasil kerja keras dan kerja cerdas segenap warga peradilan di seluruh Indonesia. “Prestasi dan keberhasilan yang dicapai harus senantiasa menjadi pemacu semangat agar kita mampu bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dan pencari keadilan”. Kata Hatta Ali pada acara yang disaksikan oleh aparatur peradilan di seluruh Indonesia melalui live streaming. (admin)

Pada hari Rabu 27 Pebruari 2019 telah dilaksanakan sidang pemeriksaan setempat (descente) oleh Majelis Hakim Pengadilan Agama Tanjungbalai dengan Ketua Majelis Drs. Abd. Rauf, dan anggota Majelis, Drs. H. Suhatta Ritonga, S.H. beserta Drs. H. Badaruddin Munte, S.H.,M.H.  dengan dibantu Panitera, Armiwati Nasution, S.H. dan Juru Sita Syaiful Anwar, A.Md  terhadap objek yang sengketa perkara Kewarisan dalam perkara 341/Pdt.G/2018/PA.Tba antara Naem Syam bin Kandak dkk melawan Irwan Syam bin Naem Syam/Dkk.

Sidang pemeriksaan setempat (Descente) ini dibuka dan dilaksanakan Majelis Hakim tepat pada pukul 09.30 WIB di Kantor Lurahan Pasar Baru, Jalan Pasar Baru Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai. Hadir pada sidang tersebut Kuasa Hukum Penggugat serta Aparat Keluarahan dan Pihak Kepolisian RI. Selanjutnya setelah sidang dibuka dilanjutkan Majelis Hakim dan rombongan bertolak ke lokasi objek sengketa yang saat itu didiami oleh salah satu pihak Tergugat yakni di Jalan Pasar Baru Lingkungan II Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai.   

Pemeriksaan objek berlangsung dimulai pada pukul 10.00 WIB didampingi pengawalan dari aparat kepolisian rombongan langsung menuju lokasi guna memeriksa objek-objek yang diajukan oleh Penggugat, hal ini dilakukan oleh Majelis agar Ketua Majelis Hakim memiliki kepastian bukti-bukti hukum yang kuat terkait dengan kewarisan tersebut apakah sudah sesuai dengan fakta-fakta dalam persidangan. Pemeriksaan objek berakhir pada jam 11.00 WIB dengan berjalan aman dan tertib. 

Tanjungbalai, 22 Pebruari 2019, Aparatur Pengadilan Agama Tanjungbalai laksanakan apel jum’at sore untuk pertama kalinya di halaman kantor Pengadilan Agama Tanjungbalai. Apel sore  ini dimulai dari pukul 16.45 WIB dengan dihadiri oleh seluruh aparatur sipil Pengadilan Agama Tanjungbalai mulai dari para Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional hingga para Honorer. Apel ini adalah tindaklanjut dari instruksi Direktur Jenderal Badilag Nomor : 0618/DJA/PS.00/II/2019 tanggal 20 Pebruari 2019 Perihal Hasil Inspeksi Mendadak dalam rangka evaluasi pelaksanaan Program Prioritas Badilag. Bahwa dalam upaya meningkatkan disiplin pegawai, setiap pengadilan wajib melaksanakan apel setiap senin pagi (jam masuk) dan jum’at sore (jam pulang), serta melaporkan secara hirarkis ke Direktorat Jenderal Pengadilan Agama setiap awal bulan.

Untuk Apel sore kali ini bertindak sebagai Pembina Apel, Panitera Muda Hukum, Abu Hasan Asy’ari, S.Ag dan Komandan Apel, Amat Arfan. (admin)

Tanjungbalai, Jum’at tanggal 8 Pebruari 2019 bertempat di Ruang Sidang Pengadilan Agama Tanjungbalai digelar acara Turnamen Ekeskutif Tenis Meja Pengadilan Agama Tanjungbalai, Acara tersebut digelar dengan tema “Meningkatkan semangat olahraga Pegawai Pengadilan Agama Tanjungbalai dengan mempertandingkan tenis lapangan dan Tenis Meja”. Acara ini dilaksanakan dan disponsori oleh panitia yang tidak lain adalah Drs. H.Suhatta Ritonga, S.H. (Ketua PTWP PA Tanjungbalai) dengan dibantu oleh Julham Effendi Ginting, S.H. (Bendahara PTWP PA Tanjungbalai). Acara tersebut berjalan dengan semangat sportifitas dan kadang terdengar teriakan bersemangat serta tak jarang terdengar suara tawa yang terbahak saat pergelaran pertandingan yang dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB tersebut.

Turnamen ini sendiri menggunakan sistem jumpa atau pengumpulan poin untuk menentukan juaranya (pemenang). Turnamen ini diikuti oleh 12 orang peserta yang terdiri dari Hakim, Pegawai hingga para honorer Pengadilan Agama Tanjungbalai. Dari 12 peserta tersebut dibagi menjadi 2 tim yang merupakan lawan tanding dengan cara berpasangan. Tim A terdiri dari : Drs. Abd. Rauf (Ketua PA Tanjungbalai), Armiwati Nasution, S.H. (Panitera), Julham Effendi Ginting, S.H., Amilu Fahri Sagala, S.H.I., Fitrialsyah dan Syafrial Sirait, sedangkan di Tim B terdiri dari : Drs. H. Suhatta Ritonga, S.H., Abu Hasan Ashari, S.Ag., Syaiful Anwar, S.H., Fakhrul Rozi, A.Md., Husni Asfari, S.Kom dan Andika.

Turnamen yang berlangsung selama lebih kurang 7 jam tersebut pada akhirnya berhasil  memperoleh para pemenang dengan peringkat sebagai berikut:

Pemenang 1 : Drs. Abd. Rauf (Ketua PA Tanjungbalai)

Pemenang 2 : Drs.H. Suhatta Ritonga, S.H.

Pemenang 3 : Husni Asfari, S.Kom

Pemenang 4 : Julham Effendi Ginting, S.H.

Pemenang 5 : Syaiful Anwar, S.H.

Pemenang 6 : Andika

Pemenang 7 : Amilu Fahri Sagala, S.H.I.

Pemenang 8 : Syafrial Sirait

Pemenang 9 : Armiwati Nasution, S.H.

Pemenang 10: Fakhrul Rozi, A.Md.

Pemenang 11: Fitrialsyah

Pemenang 12: Abu Hasan Ashari, S.Ag.

Penyerahan Hadiah dilaksanakan di ruang Ketua Pengadilan Agama Tanjungbalai pada hari Senin tanggal 11 Pebruari 2019.

Senin 4 Pebruari 2019, Sebanyak 79 orang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Asahan (UNA) melaksanakan PLKH (Pendidikan Latihan Kemahiran Hukum) di Pengadilan Agama Tanjungbalai. Penyerahan mahasisa semester V (lima) yang akan melakukan klinis selama 1 (satu) bulan sejak 4 Pebruari 2019 sampai dengan 4 Maret 2019 dilakukan oleh Ketua Panitia PLKH Bapak Salim Fauzi SH, MH. pada hari Senin tanggal 4 Pebruari 2019 di ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Tanjungbalai dan disambut langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Tanjungbalai.

Bapak Salim Fauzi, SH, MH. selaku ketua panitia PLKH menyampaikan bahwa mahasiswa yang melakukan pendidikan latihan kemahiran hukum di Pengadilan Agama Tanjungbalai dan di Pengadilan Negeri Tanjungbalai berjumlah 79 orang dibagi menjadi 2 kelompok secara bergantian melaksanakan klinis di Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri. Diharapkan dari kegiatan ini para mahasiswa dapat mengetahui sistem beracara di Pengadilan dan juga merupakan penjabaran dari pengetahuan hukum acara yang diperoleh di bangku kuliah. Karenanya dia berharap agar para mahasiswa dapat mengikutinya dengan serius.

Ketua Pengadilan Agama Tanjungbalai (Drs. Abd. Rauf) pada acara pembukaan yang dilaksanakan di ruang sidang utama Pengadilan Agama Tanjungbalai menyampaikan materi mengenai kewenangan, prosedur beracara, dan hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan pelayanan kepada para pencari keadilan.

Ketua juga berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai wahana penggalian pengetahuan hukum secara praktis sebagai bekal kepada mahasiswa dlm membuat tugas akhir pekuliahan sbg syarat untuk mendapatkan gelar sarjana hukum.

Selain itu, belian juga menyampaikan bahwa pihak Pengadilan Agama Tanjungbalai menerima dengan senang hati kehadiran para mahasiswa yang akan melakukan klinis di sini, namun mengingat jumlah mahasiswa yang akan melakukan klinis banyak, sementara kapasitas ruang-ruang sidang di Pengadilan Agama Tanjungbalai tidak memungkinkan untuk sejumlah itu, maka kepada pihak mahasiswa meminta untuk dapat diatur dan dibagi kelompok sehingga semuanya dapat mengikutinya

006287
Users Today : 48
This Month : 2451
This Year : 6285
Total Users : 6287
Who's Online : 1
Your IP Address : 3.91.157.213
Click to listen highlighted text!