Welcome to PA-Tanjungbalai   Click to listen highlighted text! Welcome to PA-Tanjungbalai

Kepaniteraan

Pengadilan Agama Tanjungbalai bekerja sama dengan ………….., telah menyediakan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) untuk Masyarakat pencari keadilan yang tidak mengetahui proses berperkara dan yang tidak mampu secara ekonomis dalam menjalankan proses hukum di Pengadilan Agama …….., bagi masyarakat yang akan meminta bantuan hukum pada Posbakum di Pengadilan Agama ……. dapat datang ke Kantor Pengadilan Agama …… yang beralamat di …………...

 

Adapun persyaratan dan mekanisme untuk mendapatkan bantuan hukum pada Posbakum tersebut sebagaimana yang telah ditentukan dalam Lampiran B Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 10 Tahun 2010, antara lain:

Penerima Jasa Pos Bantuan Hukum

 

Yang berhak menerima jasa dari Pos Bantuan Hukum adalah orang yang tidak mampu membayar jasa advokat terutama perempuan dan anak serta penyandang disabilitas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik sebagai Penggugat/Pemohon maupun Tergugat/Termohon. dan bantuan tersebut diberikan secara Cuma-cuma tanpa dipungut Biaya.

Jenis Jasa Hukum

Jenis jasa hukum yang diberikan oleh Pos Bantuan Hukum di Pengadilan Agama ………… berupa pemberian informasi, advis, konsultasi, pembuatan gugatan/permohonan.

Syarat dan Mekanisme Permohonan Bantuan Hukum

Pemohon jasa bantuan hukum mengajukan permohonan kepada Pos Bantuan Hukum dengan melampirkan :

    • Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Lurah/Banjar/Nagari /Gampong;
    • Surat Keterangan Tunjangan Sosial lainnya seperti Kartu Keluarga Miskin (KKM), Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Kartu Program Keluarga Harapan (PKH), dan Kartu Bantuan Langsung Tuni (BLT);
    • Surat Pernyataan tidak mampu membayar jasa advokat yang dibuat dan ditandatangani oleh Pemohon Bantuan Hukum dan diketahui oleh Ketua Pengadilan Agama.

Keterangan : saat ini Pengadilan Agama Tanjungbalai belum memiliki Posbakum (Pos Bantuan Hukum).

 

Apa itu Prodeo?

Proses beperkara di pengadilan secara cuma-cuma (gratis).

Siapa yang berhak beperkara secara Prodeo?

Orang yang dapat beperkara secara prodeo adalah warga negara yang tidak mampu (miskin) secara ekonomi.

Kasus apa saja yang bisa diajukan secara prodeo?

Semua perkara pada dasarnya dapat diajukan secara prodeo, seperti :

  • Perceraian
  • Itsbat Nikah
  • Pemohonan wali Adhol (wali yang tidak mau menikahkan anaknya)
  • Gugat Waris
  • Gugat Hibah
  • Perwalian Anak
  • Gugatan Harta Bersama
  • dll

Apakah permohonan beperkara secara prodeo pada pengadilan tingkat pertama juga berlaku pada tingkat banding atau kasasi?

Permohonan beperkara secara prodeo hanya berlaku untuk 1 tingkat peradilan. Jika Pemohon/Penggugat mengajukan banding atau kasasi maka Pemohon/Penggugat harus mengajukan permohonan baru untuk beperkara secara prodeo pada tingkat banding atau kasasi.

Apa saja Syarat yang Harus Dipenuhi untuk Mengurus Permohonan Prodeo?

Mempunyai Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kelurahan/Desa (dan jika mempunyai dokumen lain seperti Jamkesmas/ Jamkesda/ Askeskin/ Gakin dapat dilampirkan)

Apa Hak Pemohon/Penggugat setelah prodeo dikabulkan?

Pemohon/Penggugat berhak mendapatkan semua jenis pelayanan secara Cuma-Cuma (gratis) yang berkaitan dengan pemeriksaan perkara prodeonya dari awal sampai akhir.

Bagaimana Cara Mengurus SKTM?

Pemohon/penggugat datang ke Kelurahan/Desa dengan membawa:

  • Surat pengantar dari RT /RW
  • Kartu Keluarga/KK
  • Kartu Tanda Penduduk/ KTP

LANGKAH-LANGKAH MENGAJUKAN PERMOHONAN PRODEO

Langkah 1. Datang ke Kantor Pengadilan Agama Setempat

  • Datang ke Pengadilan Agama dan menemui bagian pendaftaran perkara.
  • Membuat surat permohonan/gugatan untuk berperkara yang di dalamnya tercantum pengajuan berperkara secara prodeo dengan mencantumkan alasan-alasannya.
  • Surat permohonan dapat dibuat sendiri (lihat Panduan Pengajuan Itsbat/Pengesahan Nikah atau Panduan Pengajuan Gugatan Cerai di Pengadilan Agama). Apabila anda tidak dapat membuatnya, anda dapat meminta bantuan kepada Pos Bantuan Hukum (Pos Bakum) pada pengadilan setempat jika sudah tersedia.
  • Jika anda tidak dapat menulis (buta huruf), surat permohonan/gugatan dapat diajukan secara lisan dengan menghadap kepada Ketua Pengadilan setempat.
  • Melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)

Langkah 2. Menunggu Panggilan Sidang dari Pengadilan

Pengadilan akan mengirim Surat Panggilan yang berisi tentang tanggal dan tempat sidang kepada Penggugat/ Pemohon dan Tergugat/ Termohon secara langsung ke alamat yang tertera dalam surat permohonan/ gugatan.

Langkah 3. Menghadiri Persidangan

  • Datang ke Pengadilan sesuai dengan tanggal dan waktu yang tertera dalam surat panggilan. Upayakan untuk datang tepat waktu dan jangan terlambat.
  • Setelah upaya perdamaian tidak berhasil dan surat permohonan/ gugatan tidak ada lagi perubahan, maka sebelum memasuki pokok perkara, Majelis Hakim memeriksa permohonan yang berkaitan dengan prodeo.
  • Majelis Hakim memberi kesempatan kepada termohon/tergugat untuk memberi tanggapan yang berkaitan dengan permohonan untuk berperkara secara prodeo
  • Pemohon/Penggugat mengajukan surat bukti seperti : SKTM (dan jika mempunyai dokumen lain seperti Jamkesmas/ Jamkesda/ Askeskin/ Gakin dapat dilampirkan). Terkadang juga diperlukan dua orang saksi (jika Hakim memerlukannya). Saksi adalah orang yang mengetahui alasan-alasan permohonan prodeo misalnya keluarga, tetangga, teman dekat, aparat desa, dll.

Langkah 4. Pengambilan Keputusan untuk Berperkara secara Prodeo

  • Majelis Hakim melakukan musyawarah mempertimbangkan dalil dan alat bukti yang berkaitan dengan permohonan prodeo dan jika dalam musyawarah tersebut Majelis Hakim menilai alasan Penggugat/Pemohon telah terbukti, maka Majelis Hakim memberikan keputusan dengan putusan sela yang isinya mengizinkan kepada Pemohon/Penggugat untuk berperkara secara prodeo.
  • Jika Majelis Hakim menilai alasan Pemohon/Penggugat untuk berperkara secara prodeo tidak terbukti di persidangan, maka Majelis Hakim memberikan keputusan menolak permohonan Pemohon/Penggugat untuk berperkara secara prodeo. Maka Pemohon/Penggugat harus membayar panjar biaya perkara dalam jangka waktu 1 bulan sejak putusan sela dibacakan.

Langkah 5. Proses Persidangan Perkara

Proses persidangan dilakukan sesuai dengan perkara yang diajukan berdasarkan tahapan-tahapan yang ditetapkan dalam hukum acara sampai adanya putusan pengadilan yang salah satu isinya menyatakan membebankan biaya perkara kepada negara melalui DIPA Pengadilan Agama setempat.

 

Lampiran : Surat Keputusan Ketua Pengadilan Agama [NAMA PA]
Nomor : [NOMOR SURAT] (beserta link surat – PDF – Google Drive)
Tanggal : [TANGGAL SURAT]
Tentang : Jarak Radius dan Biaya Pemanggilan pada Pengadilan Agama [NAMA PA]
No Nama Kelurahan/Desa Jarak Ongkos Panggilan Ket.
Km Radius
1. Desa #A1 9 I Rp. 90.000,- Sulit
2. Desa #A2 15 I Rp. 90.000,-  
3. dst…        
Lampiran : Surat Keputusan Ketua Pengadilan Agama [NAMA PA]
Nomor : [NOMOR SURAT] (beserta link surat – PDF – Google Drive)
Tanggal : [TANGGAL SURAT]
Tentang : Jarak Radius dan Biaya Pemanggilan pada Pengadilan Agama [NAMA PA]
No Nama Kelurahan/Desa Jarak Ongkos Panggilan Ket.
Km Radius
1. Desa #B1 9 I Rp. 90.000,- Sulit
2. Desa #B2 15 I Rp. 90.000,-  
3. dst…        
JENIS LAPORAN Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nop Des
BULANAN
LI-PA 1 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 2 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 3 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 4 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 5 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 6 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 7a klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 7b
klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 7c klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 8 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 9 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 10 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 11 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 12 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 13 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 14 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 15 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 16 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 17 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 18 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 19 klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 20
klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 21
klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik
LI-PA 22
klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik klik

Keterangan:

 

LI-PA 1 : Laporan Bulanan Tentang Keadaan Perkara
LI-PA 2
: Laporan Bulanan Tentang Perkara Yang Dimohonkan Banding
LI-PA 3
: Laporan Bulanan Tentang Perkara Yang Dimohonkan Kasasi
LI-PA 4 : Laporan Bulanan Tentang Perkara Yang Dimohonkan Peninjauan Kembali
LI-PA 5 : Laporan Bulanan Tentang Perkara Yang Dimohonkan Eksekusi
LI-PA 6 : Laporan Bulanan Tentang Kegiatan Hakim
LI-PA 7a : Laporan Bulanan Tentang Keuangan Perkara
LI-PA 7b : Laporan Bulanan Tentang Keuangan Eksekusi
LI-PA 7c : Laporan Bulanan Tentang Keuangan Konsinyasi
LI-PA 8 : Laporan Bulanan Tentang Perkara Diterima, Dicabut dan Diputus Menurut Jenis Perkara
LI-PA 9 : Laporan Bulanan Tentang Perkara Khusus PP No. 10 Tahun 1983 jo. PP No. 45 Tahun 1990
LI-PA 10 : Laporan Bulanan Tentang Penyebab Terjadinya Perceraian
LI-PA 11 : Laporan Triwulan Tentang Pertanggungjawaban Uang Iwadh
LI-PA 12 : Laporan Triwulan Tentang Mediasi
LI-PA 13 : Laporan Triwulan Tentang Penerbitan Akta Cerai
LI-PA 14 : Laporan Kuartal Tentang Pelaksaan Sidang Di Luar Gedung
LI-PA 15 : Laporan Kuartal Tentang Pelaksaan Pembebasan Biaya Perkara
LI-PA 16 : Laporan Kuartal Tentang Pelaksanaan Posyankum
LI-PA 17 : Laporan Kuartal Tentang Penerimaan Hak-Hak Kepaniteraan
LI-PA 18 : Laporan Semester Tentang Penerimaan Hak-Hak Kepaniteraan Lainnya
LI-PA 19 : Laporan Tahunan Tentang Minutasi Perkara
LI-PA 20 : Laporan Tahunan Tentang Tingkat Penyelesaian Perkara
LI-PA 21 : Laporan Tahunan Tentang Verzet Terhadap Putusan Verstek
LI-PA 22 : Laporan Tahunan Tentang Penanganan Bantuan Panggilan/Pemberitahuan
002641
Users Today : 230
This Month : 582
This Year : 2639
Total Users : 2641
Who's Online : 2
Your IP Address : 3.91.79.74
Click to listen highlighted text!