
Tepat pukul 8 pagi seluruh aparatur Pengadilan Agama (PA) Tanjung Balai berbaris rapi melaksanakan apel di halamat depan kantor pada Senin, 11 Oktober 2021.


Satu pekan terakhir pada bulan September kemarin dilalui oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Tanjung Balai dengan bekerja sembari fokus mempertahankan predikat “A Excellent” dalam Akreditasi Penjaminan Mutu (APM). Dengan bekerja sama, seluruh aparatur yang dibagi ke dalam 7 (tujuh) area/kelompok untuk mengumpulkan eviden dari masing-masing area untuk diunggah di laman aplikasi pmpapm.badilag.net.
Selengkapnya: USAI APM DAN TRIWULAN, PA KOTA PADANG SIDEMPUAN KEMBALI FOKUS PADA SURVEI ESKTERNAL ZI
Padangsidimpuan, Senin 13 September 2021 adalah kali pertama Pengadilan Agama Tanjung Balai bekerja sama dengan Pengadilan Agama Bogor dalam melaksanakan pemeriksaan saksi secara online melalui teleconference untuk perkara Cerai Talak di PA Bogor dengan nomor 781/Pdt.G/2021/PA.Bgr.
Selengkapnya: KALI PERTAMA PA KOTA PADANG SIDEMPUAN HADIRKAN SAKSI SECARA VIRTUAL

Kesekretariatan Pengadilan Agama Tanjung Balai mengikuti pelatihan End User Training (EUT) yang diselenggarakan oleh KPPN Padangsidimpuan dalam rangka implementasi secara penuh (roll out) Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) full modul. Kegiatan ini diikuti oleh tim kesekretariatan khususnya bendahara (Yuliza Khair, A.Md) dan operator bagian keuangan (Olga Chyntia Octavita, S.E.O) mulai dari hari Senin 13 September 2021 dan akan terus berlangsung hingga Jumat tanggal 24 September 2021.
Kegiatan dibuka oleh ibu Melliani SR dari KPPN Padangsidimpuan. Dalam sambutan pembukaannya beliau menyampaikan bahwa aplikasi SAKTI adalah aplikasi keuangan yang dibuat oleh Kementrian Keuangan RI. Aplikasi baru ini bertujuan untuk mempermudah pengajuan dan pencatatan keuangan untuk seluruh satuan kerja yang berafiliasi dengan negara. Oleh karena itu di adakan lah training untuk operator aplikasi SAKTI yang wajib diikuti oleh seluruh satuan kerja.

Usai pembukaan, kegiatan training SAKTI dimulai dan dipandu oleh bapak Syahidan dari KPPN Padangsidimpuan. Selama 2 minggu, modul yang dipelajari akan berbeda-beda setiap harinya. Maka dari itu sebagai pemandu, beliau memandu seluruh satker dengan memberikan simulasi contoh dari masing-masing satker yang dishare-screen dan dibisa disaksikan bersama oleh peserta training (satker) lainnya.

Seluruh jajaran Petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan pegawai Pengadilan Agama (PA) Tanjung Balai mengikuti pembinaan perihal Service Excellent yang dibawakan oleh ibu Della Silvia dari Bank Syariah Indonesia (BSI) KC. Padangsidimpuan, pada hari Jumat 10 September 2021. Kegiatan dimulai pukul 9.30 pagi di ruang Sidang Pengadilan Agama Tanjung Balai.
Selama 30 menit pertama, seluruh pegawai PA Tanjung Balai mendengarkan materi yang dipaparkan oleh Narasumber mengenai Service Excellent. Kemudian setelah pemaparan selesai, masuk ke acara tanya jawab. Dalam sesi tanya jawab tersebut, pihak PA Tanjung Balai meminta tips dan masukan dalam memberikan pelayanan yang baik dalam menghadapi para pencari adilan yang karakternya sangat beragam. Oleh sebab itu, pihak dari BSI mengajak seluruh aparatur untuk membuat praktek Role Play dalam memberikan pelayanan.

Role Play adalah salah satu metode yang diterapkan dalam mencapai Service Excellent. Dalam Pembinaan hari ini, petugas PTSP dipandu oleh pihak dari BSI KC. Padangsidimpuan melakukan praktek role play dalam memberikan pelayanan kepada para pencari keadilan sebagai penerima jasa/layanan. Role play adalah sejenis reka adegan dengan contoh karakter pencari keadilan yang beragam dan kasus yang berbeda yang diperankan sesama pegawai secara bergantian.

Pihak BSI mengamati role play setiap petugas PTSP dan kemudian memberikan koreksi serta masukan untuk beberapa point yang kurang sesuai. Kegiatan role play berlangsung seru selama kurang lebih 1 jam. Mereka menekankan bahwa 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun) yang sehari-hari dilakukan dengan tulus, akan menjadikan karakter atau ciri khas tersendiri dari pelayanan PA Tanjung Balai jika dibandingkan para pencari keadilan dengan penyedia jasa/layanan di tempat lain.

Tak lupa juga, selain 5S ada 3 kata ajaib atau magic word yang harus selalu diucapkan dalam memberi pelayanan yakni, “Maaf”, “Tolong” dan “Terima Kasih”. Semoga dengan ilmu yang diperoleh hari ini dapat memberikan peningkatan bagi PA Tanjung Balai dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat para pencari keadilan.
Kegiatan hari itupun ditutup dengan penyerahan cindera mata kepada para penanya aktif dalam sesi tanya jawab dan diakhiri dengan foto bersama.
Bravo PA Tanjung Balai! Bersama Kita Bisa!

