statistik Statistik Perkara

Grafik Perkara 3 Bulan Terakhir

Aplikasi Eksternal

Statistik Web

218383
Users Today : 174
This Month : 7850
Total Users : 218283
Your IP Address : 3.235.180.193

Jam Layanan

Sosial Media

Mantan Pimpinan
 
H. Tuan Thahir Abdullah
1948-1953
Drs. H. Muh. Bachrun. Dr.
1978-1992
Drs. Syahron Nasution, SH
1993-1996
Drs. Dahrim Syahman Siregar
1996-1997
Drs. Muhsin Halim
1997-2002
Drs. H. Husni AR
2002-2004
Dra. Masdarwiaty
2004-2008
Drs. Paet Hasibuan, SH, MH
2008-2012
Drs. Jakfar, S.H. MH
2012-2015
Drs. Miranda
2015-2016
Drs. Abd. Rauf
2016-2019
Eldi Harponi,S.Ag., M.H.
2019-2020

Prosedur Pengambilan Akta Cerai (AC)

Akta cerai merupakan akta otentik yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama sebagai bukti telah terjadi perceraian. Akta cerai bisa diterbitkan jika gugatan dikabulkan oleh majelis hakim dan perkara tersebut telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht). Perkara dikatakan telah berkekuatan hukum tetap jika dalam waktu 14 hari sejak putusan dibacakan (dalam hal para pihak hadir), salah satu atau para pihak tidak mengajukan upaya hukum banding. Dalam hal pihak tidak hadir, maka perkara baru inkracht terhitung 14 hari sejak pemberitahuan isi putusan disampaikan kepada pihak yang tidak hadir dan yang bersangkutan tidak melakukan upaya hukum banding (putusan kontradiktoir) atau verzet (putusan verstek).

Syarat mengambil Akta Cerai:

  • Menyerahkan nomor perkara yang dimaksud.
  • Memperlihatkan identitas diri baik KTP/domisili ataupun SIM.
  • Membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Akta Cerai Rp.10.000,- (Sepuluh ribu rupiah).
  • Jika menguasakan kepada orang lain untuk mengambil akta cerai, maka di samping fotokopi KTP pemberi dan penerima kuasa, juga menyerahkan Asli Surat Kuasa bermeterai 6000 yang diketahui oleh Kepala Desa/Lurah setempat.

Prosedur Pengambilan Salinan Putusan

Syarat mengambil Salinan Putusan;

  1. Menyerahkan nomor perkara yang dimaksud.
  2. Memperlihatkan KTP Asli  bahwa ia pihak berperkara dimaksud dan menyerahkan fotokopinya.
  3. Membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya salinan @lembar Rp. 500 (Lima ratus rupiah per lembar)